Anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) Dibeberkan oleh Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto

  • Whatsapp

Juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan penjelasan terperinci mengenai anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang sedang menjadi sorotan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dahnil mengungkapkan bahwa anggaran Kemhan pada tahun 2023 mencapai Rp131 triliun, dengan sekitar Rp30 triliun di antaranya digunakan untuk membeli alat utama sistem senjata (alutsista).

Menariknya, Dahnil menyatakan bahwa tidak ada alutsista bekas yang dibeli pada tahun 2023 karena rencana pembelian 12 pesawat tempur Mirage 2000-5 dari Qatar telah ditunda. Hal ini menjadi fakta penting yang diungkapkan untuk menjawab pernyataan Anies yang mempersoalkan anggaran Kemhan.

Total Anggaran Kemhan 2020-2024 Sebesar Rp680 Triliun, Bukan Hanya untuk Alutsista

Dahnil juga memberikan gambaran lebih luas dengan menyatakan bahwa jika diakumulasi sejak tahun 2020 hingga 2024, total anggaran Kemhan mencapai Rp680 triliun. Perlu ditekankan bahwa anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk membeli alutsista, melainkan juga untuk gaji prajurit TNI, pengembangan RS tentara, perumahan tentara, dan berbagai jenis alutsista lainnya. Oleh karena itu, pernyataan yang menyebutkan anggaran sebesar Rp700 triliun hanya untuk alutsista bekas dianggap sebagai “kebohongan publik yang masif” oleh Dahnil.

Kritik Terhadap Anies dan Permintaannya untuk Membuka Data Pertahanan

Dahnil mengecam Anies atas permintaannya untuk membuka data pertahanan saat debat, menyatakan bahwa pernyataan tersebut dapat membahayakan kedaulatan negara. Kritik ini menunjukkan ketidaksetujuan terhadap langkah Anies yang dianggap tidak bertanggung jawab terkait informasi sensitif terkait pertahanan negara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *