Tren Keprihatinan: Polusi Udara di Cina Memburuk Pertama Kalinya dalam Satu Dekade

  • Whatsapp

Penelitian terbaru yang dirilis pada Jumat oleh Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih (CREA), organisasi penelitian independen, menyoroti situasi memprihatinkan terkait polusi udara di Cina. Tahun 2023 menjadi tahun kritis, menandai pertama kalinya dalam satu dekade di mana rata-rata tingkat partikel PM2,5 di seluruh negara mengalami peningkatan.

Ancaman Serius terhadap Kesehatan

Partikel PM2,5, yang dapat menimbulkan risiko kesehatan serius jika terhirup, terutama terkait dengan kematian dini pada individu yang menderita penyakit jantung atau paru-paru. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menekankan bahwa paparan partikel ini juga dapat menyebabkan sejumlah masalah pernapasan dan kesehatan lainnya.

Faktor Penyebab Peningkatan Polusi

Studi CREA mencatat bahwa peningkatan emisi yang disebabkan oleh aktivitas manusia secara keseluruhan menjadi faktor utama yang mendorong tingkat polusi udara yang lebih tinggi. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menguntungkan juga berkontribusi pada situasi tersebut.

Kenaikan Emisi CO2 yang Mengkhawatirkan

Selain polusi udara, sebuah studi terpisah yang melibatkan konsorsium ilmuwan iklim internasional memperkirakan bahwa Cina akan mengalami kenaikan emisi CO2 dari bahan bakar fosil sebesar empat persen pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan tantangan serius dalam upaya mengurangi jejak karbon dan mendorong keberlanjutan.

Tantangan dan Perluasan Upaya Lingkungan

Peningkatan polusi udara dan emisi CO2 di Cina menyoroti tantangan global dalam menjaga kualitas udara dan memitigasi dampak perubahan iklim. Perluasan upaya lingkungan dan kebijakan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam menanggapi situasi ini dan menciptakan masa depan yang lebih bersih dan sehat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *